Hidup ini Singkat (Oleh H. Yudhi)
Hidup
ini Singkat (Oleh H. Yudhi)
Semua orang di dunia ini yang sudah
dewasa pasti paham, bahwa hidup ini singkat, jadi harus kita gunakan untuk
kebaikan. Seorang bijak bestari mengatakan bahwa hidup ini bagaikan waktu yang
berisi 24 jam. Jam 1 adalah kita lahir dan jam 24 adalah kematian manusia. Kita
semua tidaklah tahu bahwa hidup kita saat ini sudah jam berapa, apakah jam 6,
jam 18, atau bahkan jam 23 yang hampir dekat dengan maut atau kematian? Oleh
sebab itu kita harus selalu berbuat kebaikan setiap detiknya, karena kita semua
tidak tahu kapan akan mati.
Berikut adalah definisi kehidupan menurut
situs internet (https://fitk.uinjkt.ac.id/id/hidup-yang-bermakna). Hidup kita di
dunia ini berawal dan berakhir. Hidup kita berawal ketika Allah memasukkan ruh
yang telah diciptakannya untuk kita ditiupkannya masuk ke dalam tubuh, setelah
tubuh kita lengkap dan sempurna. Hidup kita akan berakhir pada saatnya nanti,
ketika ruh dicabut kembali oleh Allah dari jasad kita. Meskipun manusia
mengalami hal yang sama tentang awal dan akhirnya hidup itu, tetapi setiap
manusia berbeda tempo atau waktu untuk hidup. Ada yang pendek, ada yang
panjang, dan ada pula yang sangat panjang.
Kehidupan yang
diberikan Allah pada setiap manusia, bukan hal yang sia-sia, bukan pula sebuah
permainan. Tetapi kehidupan itu adalah kehidupan yang sungguh-sungguh, yang
serius, yang memiliki dampak dan pengaruh dalam kehidupan kekinian, dan
kehidupan di alam akhirat. Kehidupan yang diberikan kepada manusia selama di
dunia ini merupakan proses ujian bagi manusia. Bertambah sedikit umur
seseorang, bertambah sedikit pula ujian yang dihadapinya. Bertambah panjang
kehidupan manusia di dunia ini bertambah banyak pula ujian yang diberikan
kepadanya. Orang yang paling panjang kehidupannya di dunia, adalah yang paling
lama juga mendapat ujian.
Jangan karena
ujian itu ada, maka Anda lalu ingin memperpendek, atau memohon kepada Allah
agar memperpendek kehidupan Anda dengan keyakinan bahwa bertambah banyak usia
bertambah banyak ujian yang diterima. Tetapi Anda harus ingat bahwa apabila
usia Anda yang panjang, bahkan mungkin yang paling panjang itu dimanfaatkan
untuk beramal saleh, maka itulah umur yang paling baik. Panjang umur banyak
amal salehnya, maka itulah umur yang paling baik.
Ujian yang
diberikan Allah dalam kehidupan ini adalah ujian yang berkaitan dengan amal
shaleh. Kalau seseorang yang diberi umur pendek telah memanfaatkannya dengan
baik dengan melakukan amal shaleh, maka dia adalah manusia yang telah lolos dan
lulus dari ujian. Yang diberi umur panjang, dan telah memanfaatkan umur
panjangnya itu untuk amal saleh, maka dia teleh lolos dan lulus dari ujian.
Kalau ada orang yang diberi umur paling panjang, lalau disinya dengan amal yang
shaleh, maka dia menjadi manusia yang lolos dan lulus dari ujian Allah swt.
Kehidupan yang
dianugerahi Allah sekarang ini harus bermakna. Tidak boleh Anda membiarkan
kehidupan ini menjadi kehidupan yang tidak bermakna. Bagimana caranya memberi
makna bagi kehidupan sekarang ini. Banyak cara yang bisa ditempuh dan banyak
macam amal baik yang bisa dilakukan. Paling tidak ada 3 dimenasi amal shaleh
yang dapat Anda lakukan sehingga kehidupan Anda bermakna.
Ketiga dimenasi
itu adalah 1) beramal baik untuk dirimu sendiri, 2) beramal baiklah untuk
sesamamu, 3) beramal baiklah untuk lingkunganmu, dan 4) bermal baiklah pula
kepada Tuhanmu, Allah swt. Dimensi ini kelihatannya begitu singkat dan
sederhana, tetapi cakupan dan bidangnya begitu banyak. Begitu ringannya
mengucapkan dimensi beramal itu, tetapi begitu berat dalam tataran implementasi
dan pelasanaannya. Kalau Anda sudah melakukannya dengan baik, maka hidup Anda,
pasti akan bermakna.
Hidup yang
bermakna adalah hidup yang bernilai. Makna dan nilai hidup yang Anda lakukan
pada hari ini, tidak hanya Anda dapatkan nilainya pada hari ini. Tetapi juga
makna dan nilainya akan Anda dapatkan dan nikmati pada hari esok. Mkna dan
nilai hidup yang Anda dapatkan tidak hanya untuk dunia Anda, tetapi juga untuk
akhirat Anda. Bertambah tinggi makna hidup yang Anda jalani, maka makna dan
nilai hidup Anda bertambah tinggi pula.
Sebaliknya, jika hidup Anda tidak bermakna dan tidak bernilai hari ini, maka jangan berharap Anda akan mendapatkan makna dan nilai hidup pada esok hari. Jika Anda tidak menunjukkan makna dan nilai hidup pada hari esok, maka makna dan nilai hidp Anda tidak akan Anda dapatkan untuk hari lusa. Jika Anda tidak menunjukkan nilai dan makna di dunia ini, maka Anda tidak akan pernah mendapatkan makna dan nilai di kehidupan akhirat kelak sedikit pun juga.
Oleh sebab itu, berilah hidupmu ini sesuatu yang bermakna dan bernilai, pada saat mana pun dan di mana pun engkau berada, agar kehidupanmu di hari esok bermakna dan bernilai, agar di akhirat kelak kehidupanmu juga bermakna. Segala yang Anda miliki pada hari ini, jiwa, raga, harta, dan kedudukan Anda, manfaatkanlah untuk melahirkan hal-hal yang bermakna dan bernilai untuk esok dan untuk akhiratmu.
MENGENAL KONSEP KESEIMBANGAN HIDUP DALAM ISLAM:
MENJAGA HARMONI ANTARA SPIRITUAL DAN DUNIAWI
Menjaga
keseimbangan dalam hidup merupakan suatu kebutuhan dasar yang sangat penting
bagi setiap individu. Namun, terkadang dalam menjalani rutinitas sehari-hari,
kita terperangkap dalam aktivitas yang memakan waktu dan tenaga sehingga kita
cenderung mengabaikan upaya menjaga keseimbangan hidup. (https://informatics.uii.ac.id/2023/09/29/mengenal-konsep-keseimbangan-hidup-dalam-islam-menjaga-harmoni-antara-spiritual-dan-duniawi/)
Dalam ajaran Islam, menjaga keseimbangan dalam hidup menjadi suatu hal yang sangat penting dan ditekankan oleh Allah Swt. Islam mengajarkan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan spiritual dan duniawi sehingga hidup dapat berjalan dengan seimbang dan harmonis.
Keseimbangan hidup dalam Islam dianggap penting karena memungkinkan individu untuk mengembangkan potensi spiritual dan material mereka secara seimbang. Dalam Islam, kehidupan tidak hanya tentang memenuhi kebutuhan fisik dan material, tetapi juga tentang memenuhi kebutuhan rohani dan sosial. Oleh karena itu, keseimbangan hidup membantu individu untuk mencapai keselarasan dalam semua aspek kehidupan mereka, termasuk hubungan dengan Tuhan, diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Selain itu, keseimbangan hidup dalam Islam juga membantu mencegah terjadinya perilaku ekstrem yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, serta memperkuat keberdayaan individu dalam menghadapi tantangan hidup.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam al-Bukhari (no. 5063), disebutkan bahwa tiga orang sahabat bertanya tentang kebiasaan ibadah Nabi Muhammad saw. Rasulullah saw. menemui mereka dan berkata, “Sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut kepada Allâh dan paling taqwa kepada-Nya di antara kalian. Akan tetapi aku berpuasa dan aku juga berbuka (tidak puasa), aku shalat (malam) dan aku juga tidur, dan aku juga menikahi wanita. Maka, barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia tidak termasuk golonganku.” Nabi Muhammad saw. dengan jelas mengingatkan bahwa urusan ibadah dilakukan sewajarnya saja, tidak berlebihan.
Artikel ini akan membahas hal yang lebih mendalam lagi terkait keseimbangan hidup dalam Islam, cara Islam memandang pentingnya menjaga keseimbangan hidup, serta cara kita dapat menjaga keseimbangan hidup dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan artikel ini dapat memberikan inspirasi dan pandangan baru tentang pentingnya menjaga keseimbangan dalam hidup kita sebagai seorang Muslim.
ISLAM DAN KESEIMBANGAN HIDUP
Islam, sebagai agama yang komprehensif, memperhatikan
segala aspek kehidupan manusia, termasuk dalam hal menjaga keseimbangan hidup.
Dalam ajaran Islam, keseimbangan hidup yang sehat dicontohkan oleh Nabi
Muhammad saw. melalui perilaku dan tindakannya selama hidupnya.
Agama Islam menyarankan kepada pengikutnya untuk menjalankan kegiatan yang dapat berguna untuk diri sendiri dan orang lain secara seimbang, tanpa berlebihan, guna menjaga keseimbangan hidup. Bagi umat Muslim, menjaga keseimbangan hidup tidak hanya menjadi sebuah tuntutan moral, melainkan juga suatu kewajiban yang harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 143 juga menegaskan hal tersebut yakni sebagai berikut:
“Dan
demikianlah Kami menjadikan kamu (umat Islam), umat yang moderat (wasat), agar
kamu menjadi saksi atas manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas
kamu.“
Menjaga keseimbangan dalam hidup juga sejalan dengan
konsep wasatiyyah (moderasi)
dalam Islam, di mana kita diajarkan untuk berada pada titik tengah antara
ekstrimisme dan fanatisme. Konsep wasatiyyah dalam Islam ini
menekankan bahwa kehidupan yang baik adalah kehidupan yang seimbang antara
urusan dunia dan akhirat.
Dalam menjaga keseimbangan hidup, Islam juga
mengajarkan untuk memperlakukan tubuh kita dengan baik, menjaga kesehatan
tubuh, dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu istirahat. Sebagai
contoh, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Sesungguhnya tubuh itu mempunyai hak
atas kamu.” (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hal keuangan, Islam juga mengajarkan untuk
menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan duniawi dan spiritual. Islam
mengajarkan bahwa harta benda bukanlah segalanya dan kita harus memberikan
sebagian dari harta kita untuk amal dan membantu sesama. Sebagai contoh, dalam
Surah Al-Baqarah ayat 267, Allah SWT berfirman,
“Hai
orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil
usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi
untuk kamu.“
MENJAGA KESEIMBANGAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Menjaga keseimbangan hidup dalam kehidupan sehari-hari
dapat menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi setiap orang. Namun, dengan
mengikuti ajaran Islam, menjaga keseimbangan hidup dapat dilakukan dengan lebih
mudah dan efektif.
MENJAGA
KESEIMBANGAN ANTARA KEGIATAN SPIRITUAL DAN DUNIAWI
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita terjebak
dalam kegiatan yang memerlukan banyak waktu dan tenaga sehingga kita
mengabaikan kebutuhan untuk menjaga keseimbangan hidup kita. Sebagai seorang
Muslim, kita harus memprioritaskan kegiatan spiritual seperti sholat, membaca
Al-Qur’an, dan berzikir, serta menjaga keseimbangan dengan kegiatan dunia
seperti bekerja dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Sebagaimana sabda
Nabi Muhammad saw.,
“Kerjakanlah urusan-urusan duniamu seakan-akan engkau hidup untuk
selama-lamanya, dan kerjakanlah urusan-urusan akhiratmu seakan-akan engkau mati
esok” (HR. Ibnu ‘Asakir)
MENJAGA
KESEHATAN TUBUH DAN JIWA
Menjaga kesehatan tubuh dan jiwa menjadi hal yang
sangat penting dalam menjaga keseimbangan hidup. Sebagai seorang Muslim, kita
diajarkan untuk memperlakukan tubuh kita dengan baik, menjaga pola makan dan
olahraga yang sehat, serta menghindari hal-hal yang merusak kesehatan tubuh dan
jiwa seperti merokok dan minuman keras. Hal ini telah disebutkan dalam
Al-Qur’an,
“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat
di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu
musuh yang nyata bagimu” (QS.Al-Baqarah:168)
MENJAGA
KESEIMBANGAN ANTARA WAKTU KERJA DAN WAKTU ISTIRAHAT
Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terkadang kita
terjebak dalam rutinitas yang padat dan mengabaikan kebutuhan untuk
beristirahat. Sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk menjaga keseimbangan
antara waktu kerja dan istirahat. Kita harus memberikan waktu yang cukup untuk
istirahat dan relaksasi agar tubuh dan pikiran kita dapat beristirahat dengan
baik. Disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai berikut:
“Dan
Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk
istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha”
(QR.Al-Furqan:47)
MENJAGA
KESEIMBANGAN DALAM PENGELUARAN KEUANGAN
Dalam hal keuangan, Islam mengajarkan untuk menjaga
keseimbangan antara memenuhi kebutuhan duniawi dan spiritual. Sebagai seorang
Muslim, kita harus memprioritaskan pengeluaran keuangan untuk kebutuhan dasar
seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal, serta memberikan sebagian dari
harta kita untuk amal dan membantu sesama. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an,
“Dan
(termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila
menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di
antara keduanya secara wajar” (QS.Al-Furqan:67)
Dalam
ajaran Islam, keseimbangan hidup merupakan hal yang sangat penting untuk
dijaga. Keseimbangan antara kehidupan spiritual dan duniawi, serta menjaga
keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari adalah bagian integral dari kehidupan
seorang Muslim. Al-Qur’an dan hadis memberikan panduan dan pedoman yang jelas
tentang pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan melakukan segala sesuatu
dengan keseimbangan. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim, kita harus
senantiasa memperhatikan keseimbangan dalam setiap aspek kehidupan, serta yang
terpenting dapat menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat.
73 Kata-kata Bijak tentang Kehidupan yang Singkat-Penuh Makna
dan Motivasi
Berikut adalah kutipan kata bijak menurut situs internet (https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8188134/73-kata-kata-bijak-tentang-kehidupan-yang-singkat-penuh-makna-dan-motivasi.)
Kehidupan sering kali tidak berjalan sesuai
dengan rencana, dan di saat seperti itulah kata-kata bijak bisa menjadi penguat
hati. Melalui kalimat yang sederhana, tersimpan makna yang dapat menuntun
langkah dan memberi semangat baru untuk terus menjalani hari.
Setiap pengalaman, baik suka maupun duka,
menyimpan banyak pelajaran berharga yang membentuk diri kita hari ini.
Kata-kata bijak hadir sebagai pengingat bahwa setiap hal memiliki waktu,
tujuan, dan maknanya sendiri.
Begitupun dalam perjalanan hidup yang panjang,
ada kalanya sebaris kalimat dibutuhkan sekadar untuk menenangkan pikiran.
Kata-kata bijak tentang kehidupan ini juga dapat dibagikan kepada orang-orang
terdekat sebagai bentuk dukungan dan pesan semangat.
Untuk itu, artikel ini akan menyajikan kata-kata
bijak tentang kehidupan mulai dari yang singkat, penuh motivasi, hingga
berkelas.
Kata-kata Bijak tentang Kehidupan yang Singkat dan Penuh Makna
·
Hidup bukan menunggu badai reda, tapi belajar
menari di tengah hujan.
·
Bahagia itu sederhana, cukup dengan hati yang
bersyukur.
·
Waktu tidak bisa kembali, tapi setiap hari
memberi kesempatan baru.
·
Jangan takut gagal, takutlah jika tidak pernah
mencoba.
·
Hidup itu pilihan, jadi pilihlah untuk tetap
berbuat baik.
·
Diam kadang lebih kuat daripada seribu kata.
·
Lelah boleh, menyerah jangan.
·
Hargai proses, karena dari sanalah makna hidup
terbentuk.
·
Cahaya selalu ada, bahkan di tengah gelap yang
paling pekat.
·
Setiap langkah kecil hari ini bisa menjadi awal
perubahan besar esok.
·
Ciptakan jejak yang akan diingat, bukan hanya
jejak yang terlupakan.
·
Ketika kesabaran bertemu dengan tekad, muncullah
keajaiban.
·
Jangan menunda kebahagiaanmu untuk esok, temukan
kegembiraan hari ini.
Kata-kata Bijak tentang Kehidupan yang Penuh
Motivasi
·
Kesuksesan dimulai dari keberanian untuk memulai.
·
Jangan berhenti saat lelah, berhentilah saat
selesai.
·
Tantangan hari ini adalah kekuatan esok hari.
·
Setiap usaha kecil membawa kita lebih dekat pada
impian besar.
·
Jangan biarkan kegagalan menentukan masa depanmu.
·
Hidup yang hebat dibangun dari kebiasaan yang
konsisten.
·
Saat kamu merasa jatuh, itu tanda kamu sedang
naik ke level berikutnya.
·
Keberanian adalah kunci untuk membuka pintu
peluang.
·
Fokus pada langkahmu, bukan pada seberapa jauh
jalan yang tersisa.
·
Impian akan tetap menjadi mimpi jika kamu tidak
mulai bertindak.
·
Jangan takut berbeda, karena keunikanmu adalah
kekuatanmu.
·
Sukses bukan milik yang paling pintar, tapi yang
paling tahan banting
Kata-kata Bijak tentang Kehidupan yang Menginspirasi
·
Jalan hidup tak selalu lurus, tapi setiap
tikungan selalu membawa pelajaran.
·
Hati yang tenang mampu melihat keindahan di
tempat yang paling sederhana sekalipun.
·
Hidup bukan tentang seberapa cepat kamu sampai,
tapi seberapa dalam kamu menikmati perjalanannya.
·
Kejutan terbesar dalam hidup sering datang saat
kamu berhenti mencari jawaban.
·
Jangan menilai diri dari hasil, tapi dari usaha
yang kamu beri.
·
Senyum kecil bisa menyalakan harapan yang besar.
·
Hidup adalah lukisan yang terus berubah, tanganmu
yang memegang kuasnya.
·
Terkadang, kehilangan adalah cara alam
mengajarkan kita menemukan yang lebih berharga.
·
Hidup bukan tentang menemukan diri, tapi tentang
menciptakan diri sendiri.
·
Belajar dari masa lalu, hidup di saat ini,
berharap di masa depan.
·
Manusia itu rumit. Maka belajarlah untuk
memahami, bukan hanya bereaksi.
Kata-kata Bijak tentang Kehidupan yang Berkesan dan Lucu
·
Kesalahan itu wajar, asal jangan terlalu sering
sampai jadi hobi.
Hidup itu seperti baju baru, kadang nyaman, kadang
bikin gatal di tempat tak terduga.
·
Rencana hidup itu penting, tapi jangan kaget
kalau GPS semesta kadang error.
·
Mie instan selalu tepat waktu, bahkan saat
seluruh hidup terasa berantakan.
·
Selalu ikuti kata hatimu. Tapi, jangan lupa,
bawalah juga otakmu buat jaga-jaga kalau hati kamu mulai minta check out barang
yang tidak penting.
·
Sukses itu tidak instan, karena yang instan
biasanya cepat basi.
·
Kalau kamu merasa hidup menutup semua pintu, buka
lagi saja. Itu hanya pintu, itulah cara kerjanya.
Kamu tidak bisa membuat semua orang bahagia. Kamu
manusia, bukan cokelat.
·
Menjadi dewasa itu adalah momen ketika kamu
sadar, membuka dompet sama seperti mengupas bawang, selalu membuatmu menangis.
·
Impian itu seperti sepatu baru, kadang lecet tapi
bikin jalan lebih berani.
·
Impian itu penting, tapi jangan sampai bangun
kesiangan hanya karena terlalu lama mimpinya.
·
Kesalahan itu gratis, tapi efek sampingnya kadang
bikin malu seumur hidup.
Kata-kata Bijak tentang Kehidupan yang Berkelas
·
Belajarlah tetap tenang di tengah kekacauan hidup.
·
Orang yang berkelas terlihat dari caranya
menghormati orang lain, bukan dari seberapa tinggi posisi atau harta.
·
Hidup bersinar bukan karena tak ada gelap, tapi
karena kita mampu membawa cahaya dalam langkah paling sunyi.
·
Ketenangan sejati lahir ketika kita berhenti
membandingkan langkah sendiri dengan bayangan orang lain.
·
Hidup yang bermakna adalah seni menyeimbangkan
antara keberanian untuk melangkah dan keberanian untuk berhenti sejenak.
·
Orang besar tidak selalu bersuara lantang; kadang
diamnya memancarkan lebih banyak kebenaran.
Hidup bukan tentang menaklukkan dunia, tetapi
menaklukkan kebingungan dalam hati sendiri.
·
Kesuksesan sejati bukan tentang sorotan dunia,
tapi ketenangan hati yang tetap terjaga.
Jiwa yang matang tahu kapan harus melangkah cepat
dan kapan harus menunggu dengan sabar.
·
Hidup bukan tentang menumpuk jawaban, tapi
tentang menumbuhkan rasa ingin tahu yang tak pernah padam.
·
Setiap kegagalan adalah sapuan kuas yang
menyiapkan kanvas baru untuk karya hidup kita.
Hidup seperti musik: indah bukan karena lantang,
tapi karena mampu menyentuh setiap nada dengan tepat.
·
Kebijaksanaan muncul saat kita berhenti memaksa
dunia, dan mulai memahami irama hati sendiri.
Kata-kata Bijak tentang Kehidupan dalam Bahasa Inggris
·
Life doesn't have to be perfect to be meaningful.
Artinya: Hidup tidak harus sempurna untuk bisa bermakna.
·
Not everything needs an answer-some things just
need peace. Artinya: Tidak semua hal butuh jawaban-beberapa cukup dengan
ketenangan.
·
Sometimes, losing your way is how you find your
path. Artinya: Kadang, tersesat justru jadi cara untuk menemukan jalanmu.
·
The smartest people listen more than they speak.
Artinya: Orang paling bijak lebih banyak mendengarkan daripada bicara.
·
Progress is still progress, even if no one claps.
Artinya: Kemajuan tetaplah kemajuan, meski tak ada yang bertepuk tangan.
·
Dreams don't work unless you do. Artinya:
Mimpi tak akan berhasil jika kamu tidak bekerja keras.
·
Don't wish for it. Work for it! Artinya:
Jangan hanya berharap, kerjakan!
·
Real ones don't need to prove loyalty-they show
it. Artinya: Orang yang tulus tak perlu membuktikan kesetiaan-mereka
menunjukkannya.
·
You are enough, even when you feel behind.
Artinya: Kamu sudah cukup, bahkan saat merasa tertinggal.
·
Resting is not quitting-it's recharging. Artinya:
Istirahat bukan berarti menyerah-itu cara mengisi ulang tenaga.
·
Be proud of how far you've come, even if it's not
where you want to be yet. Artinya: Banggalah atas seberapa jauh kamu
telah melangkah, meski belum sampai tujuan.
·
Some people come as blessings, others as lessons.
Artinya: Beberapa orang datang sebagai berkah, yang lain sebagai pelajaran.
NB: Blog ini dibuat dengan tujuan untuk menambah ilmu si Pembaca, tidak
ada keuntungan Ekonomi sedikitpun yang diperoleh dari Pembuat. Tulisan diatas
merupakan gabungan beberapa artikel dan ditulis juga sumbernya.
Comments
Post a Comment